Total Tayangan Halaman

Minggu, 13 November 2011

Kedatangan Obama

mungkin untuk sebagian orang kedatangan Obama (Presiden US) adalah sebuah hal biasa atau malah terkesan sebuah "reski" tapi coba kita lihat lebih mendalam lagi, kedatangan Obama ke Bali untuk mengikuti KTT ASEAN merupakan jadwal Amerika untuk lebih menancapkan pengaruhnya di ASEAN, ya kalau di pikir-pikir coba dilogikakan acara burung tapi yang diundang si singa kan ngak nyambung kecuali si singa ada kepentingan.
Anak Rubin Ikut Aksi
 begitu pula Amerika datang untuk mempengaruhi pimpinan ASEAN agar mendukung ide serta menguatkan Imperialisnya di ASEAN, ya Obama tolong dong jangan hancurkan negara kami, jangan serakah kita juga ingin hidup sejahtera. bagi Indonesia PT Freeport sudah menjadi rahasia umum sebagai "kerugian" Indonesia.
Aksi Tolak Obama
memang perlu pemikiran mendalam untuk melihat apa agenda Obama di KTT ASEAN tapi kita warga ASEAN harus tau dong jangan sampai kita merugi lagi gara-gara Amerika.
Berkontribusi Aksi
Semangat! kami menolak bukan karena Obamanya tapi karena Pemerintahannya yang serakah dan sok jadi pemimpin dunia,,
14 November 2011

Kamis, 10 November 2011

BELAJAR MEMBINA DESA

Mahasiswa yang menjadi pembaharu masyarakat yang di gayang-gayang sebagai agen perubahan ke arah yang lebih baik harus siap unuk turun langsung ke masyarakat, dan itulah yang kami lakukan sebagai sebuah organsasi kampus yang bergerak di bidang keagamaan kami pun siap terjun kemasyarakat kami pun mengadakan kegiatan BINA DESA yang selalu melayani masyarakat untuk berbagi dengan sesama.
masyarakat Margo Lestari

Penyuluhan Biogas merupakan agenda utama kami selain mengajak masyarakat untuk mengelolah limbah ternak untuk sumber energi,

didesa ini kami juga mengadakan kajian islam yang sedikit dapat membantu masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah,

untuk anak-anak kami juga mengadakan Fun Training dan Game untuk memotivasi anak-anak Desa Margo Lestari agar rajin dan senantiasa mengaji Islam.
Foto-foto kegiatan BINA DESA














Kamis, 03 November 2011

PELANTIKAN KORPS MUDA BEM (KMB) U KBM Unila

Mahasiswa yang dijuluki sebagai iron stock nya masyarakat harus disiapkan secara benar agar nantinya tidak keluar jalur sebagai mahasiaswa.
Pengurus BEM U  KBM Unila

Pelantikan anggota muda BEM U KBM Unila memang sangat mengesankan karena diadakan diluar kampus yaitu di Bumi Kedaton Kemiling, banyak agenda yang dilakukan disana diantaranya materi penguatan, uji kekuatan jasmani dan out bound.
Berfoto dengan KMB BEM U

outbond memang salah satu kegiatan yang sangat berkesan karena disana peserta dapat menguji mental, fisik dan kesetiaan kawan antar KMB, melihat kemampuan mahasiswa baru kita memang mendapat secercah harapan yang membuat kekuatan ideologis mahasiswa menjadi lebih kuat,

Selasa, 11 Oktober 2011

KALAMI
Berbuat sesuatu yang dicintai Allah belum tentu kita senangi, ya itulah mungkin yang terjadi takkala Kami (birohmah Unila) mengadakan Kalami yang diadakan setiap hari kamis jam 16.00. di Masjid Al Wasi'i.

pemateri menyampaikan materi

bermodalkan semangat dakwah dan janji Allah yang akan menolong orang yang menolong agamaNYa kami senantiasa terus berusaha menyajikan kajian-kajian islam yang sedikit bisa membuka pikiran mahasiswa Unila akan pentingnya islam.
peserta kalami
Bidang Kajian Ilmiah Islam Birohmah adalah salah satu tempat untuk mengkaji islam secara bersahabat, kami juga berusaha mencari pentaujih yang berkompeten dibidangnya. Allhamdullillah kajian berlangsung dengan lancar dan tanggapan dari masyrakat Unila pun baik.
Dakwah memang tidak akan pernah hilang dimuka bumi sampai nanti Allah mendatangkan hari kiamat dan selama itu pula kita dituntut untuk berjuang dan masuk dalam aliran dakwah tersebut. atau kita akan memilih jalan lain yang akan menjatuhjkan kita kelubang kehinaan.
nauzubillah
wallahualam bissawab

Senin, 10 Oktober 2011

Lampung Tengah Beguai Jejamo Wawai
Arifin Broto
 Hari sabtu pagi rencanaku ingin pergi ke Bakauheni main ke Menara Siger, dari malamnya aku sudah mempersiapkan semuanya termasuk FULUS pagi-pagi aku sudah menunggu bus bakauheni bersama temanku si Arifin Broto di tengah rintik hujan,
pertujukan kuda kepang

tugu pepadun lamteng
setelah 30 menit menunggu entah ada apa tiba2 kami berubah pikiran, kami berubah tujuan ke Seputih Agung Lampung Tengah, yah akhirnya perjalananku ke Lampung Tengah.perjalanan menuju Lampung Tengah tepatnya di kota Bandar Jaya selama 1 Jam perjalanan dengan menaiki bus non AC.
sesampai di Bandar Jaya kami sholat Luhur di masjid kebanggaaan Lampung Tengah yaitu masjid Istiqlal (kayak masjid di Jakarta aja).\
di masjid ini kami sempat bingung karena ada 2 jamaaah dan 2 imam yang sholat bersamaan usut kena usut ternyata 1 jamaah sholat itu sedang menjalankan sholat jamak. ahh,, kami sudah suuzhon ^_^.
masjid Istiqlal Bandar Jaya
sesampai di Seputih Agung saya langsung disungguhi pertunjukan kuda kepang yang boleh dikatakan aneh karena pertunjukan nya memainkan setan dan makhluk halus untuk permainannya, aku sampai malam menonton pertunjukan tertsebut, ada anak-anak juga yang jadi pemainnya pokoknya seru banget deh,,
selain itu aku juga menikmati bendungan yang ada di Desa Muji Rahayu yang air nya sedikit pun tak ada karena kemarau.




Rabu, 05 Oktober 2011

IKAMASA MUARA ENIM

Tanggal 2 Oktober 2011 merupakhari yang membahagiakan dan bersejarah karena pada hari itu kami keluarga besar Ikatan Mahasiswa Muara Enim melakukan silahturahmi sekaligus pemilihan ketua dan wakil ketua baru, pertemuan ini kami lakukan di Beringin Unila pada jam 10.00.WIB.

rapat pengurus

Memang tak terlalu banyak yang telah saya lakukan selama menjadi ketua Ikamasa Muara Enim mungkin hanya sekedar Sosialisasi ke SMA 1 Muara Enim, pengumpulan jadwal kuliah, Facebook Muara Enim, Tour Ikamasa Muara Enimpantai clara dan Tabek natar ( dan pembuatan atribut (baju dan Pin) Ikamasa sebagai pengenalan Ikamasa.
untuk pengurus baru Ganbate Kudasai..!!

Minggu, 02 Oktober 2011

 SEJARAH LAHAT

Sekitar tahun1830 pada masa kesultanan Palembang di Kabupaten Lahat telah ada marga, marga-marga ini terbentuk dari sumbai-sumbai dan suku-suku yang ada pada waktu itu seperti : Lematang, Pasemahan, Lintang, Gumai, Tebing Tinggi dan Kikim. Marga merupakan pemerintahan bagi sumbai-sumbai dan suku-suku. Marga inilah merupakan cikal bakal adanya Pemerintah di Kabupaten Lahat.

Pada masa bangsa Inggris berkuasa di Indonesia, Marga tetap ada dan pada masa penjajahan Belanda sesuai dengan kepentingan Belanda di Indonesia pada waktu itu pemerintahan di Kabupaten Lahat dibagi dalam afdelling (Keresidenan) dan onder afdelling (kewedanan) dari 7 afdelling yang terdapat di Sumatera Selatan, di Kabupaten Lahat terdapat 2 (dua) afdelling yaitu afdelling Tebing Tinggi dengan 5 (lima) daerah onder afdelling dan afdelling Lematang Ulu, Lematang Ilir, Kikim serta Pasemahan dengan 4 onder afdelling. Dengan kata lain pada waktu itu di Kabupaten Lahat terdapat 2 keresidenan. Pada tanggal 20 Mei 1869 afdelling Lematang Ulu,Lematang Ilir,serta Pasemah beribu kota di Lahat dipimpin oleh PP Ducloux dan posisi marga pada saat itu sebagai bagian dari afdelling. Tanggal 20 Mei akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Lahat sesuai dengan Keputusan Gebernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Selatan No. 008/SK/1998 tanggal 6 Januari 1988.
Masuknya tentara Jepang pada tahun 1942, afdelling yang dibentuk oleh Pemerintah Belanda diubah menjadi sidokan dengan pemimpin orang pribumi yang ditunjuk oleh pemerintah militer Jepang dengan nama Gunco dan Fuku Gunco. Kekalahan Jepang pada tentara sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945 dan bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, maka Kabupaten Lahat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan UU No. 22 Tahun 1948, Kepres No. 141 Tahun 1950, PP Pengganti UU No. 3 Tahun 1950tanggal 14 Agustus 1950. Kabupaten Lahat dipimpin oleh R. Sukarta Marta Atmajaya, kemudian diganti oleh Surya Winata dan Amaludin dan dengan PP No. 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II dalam Tingkat I provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Lahat resmi sebagai daerah Tingkat II hingga sekarang dan UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otda, dan dirubah UU No. 32 Tahun 2004 menjadi Kabupaten Lahat.

Bukit Serelo terletak di Desa Perangai Kabupaten Lahat, Bukit Serelo merupakan Landmark Kabupaten Lahat. Bukit Serelo disebut juga dengan Gunung Jempol karena bentuknya yang mirip dengan jempol tangan manusia. Pemandangan disekitar sangat mempesona, aliran sungai lematang seakan-akan mengelilingi bukit ini. Bukit serelo merupakan bagian dari gugusan Bukit Barisan yang merupakan barisan bukit terpanjang di Pulau Sumatera.